• 2
  • wakakur
  • 2
  • kepala
  • SARANA
  • pembina OSIM
  • wakasis
  • waka humas
  • HUT RI ke 75

Ahlan Wa Sahlan di Website MAN 2 KOTA PADANG. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


MAN 2 KOTA PADANG

NPSN : 10303513

Jl.Gajah Mada No.100, Gunung Pangilun Padang 25137


info@man2-kotapadang.sch.id

TLP : (0751) 7055029


          

Prestasi Siswa


juara umum kegiatan Green Campus Competition (GCC IV ) di MAN 1 Padang Panjang

Prestasi MAN 2 Kota Padang pada kegiatan Green Campus Competition (GCC IV ) di MAN 1 Padang Panjang ... Meraih peringkat juara umum antar SMA/MA/SMK se Sumatera Barat Riau dan Jambi



:: Selengkapnya

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 96546
Pengunjung : 36112
Hari ini : 58
Hits hari ini : 175
Member Online : 26
IP : 34.236.245.255
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • Epi Yalni, S.Pd (Guru)
    2019-12-08 11:19:48

    Apa yang Anda pikirkan?
  • Irmanepo, S.Pd (Guru)
    2019-10-15 18:50:00

    Be praise to God, thanks to God whatever you get today.

Karang Tajam Sepintas Seram, Kaula Muda Diborgol Pandemi




“Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti akan datang, karang tajam sepintas eram, usah gentar bersatu terjang,” penggalan lirik lagu Iwan Falsa dalam lagu yang berjudul Cik yang publish tahun 1985 ini menggelitik saya meresapi makna seirama dalam lirik lagu tersebut dengan semangat juang para pemuda saat ini.

Hari ini bertepatan ulang tahun ke-75 Republik Indonesia, dengan berbagai nada dan irama yang berganti di setiap tahunnya. Tahun ini menjadi tahun paling berbeda sepanjang perjalanan pertambahan umur Indonesia. Kasus pandemi covid-19 kian hari kian menyeruak disetiap lini kehidupan bangsa.

Gerakan kaula muda seolah sangat dirindukan disituasi seperti sekarang, sebagai agent of change  pendorong perubahan. Perlu menjadi perbincangan hangat apakah kaula muda yang bergerak sekarang bergerak holistik ataukah parsial untuk kepentingan opurtunitis. Semua kebigungan akan menemukan jawabannya sendiri.

Jangan sampai ada sesuatu yang menunggangi dan merongrong dibalik aksi buka suara para kaula muda di tanah air ini. Makna kemerdekaan begitu menusuk ditengah gelombang pandemi yang kian hari kian memanas. Krisis ekonomi krisis kesejahteraan menjadi perhatian penting bagi bangsa Indonesia.

Gerakan milineal sangat dibutuhkan beberapa waktu yang lalu saya lihat disebuah media sosial seorang pelajar SMA menyampaikan keluh kesahnya tentang sistem belajar online, menurut saya itu adalah salah stau bentuk penyampain saran dan keterbukaan milineal jangan sampai menjadi milineal yang kendur apresiasi dan gagasan.

Menoleh dari perjuangan yang pernah ada sosok pejuang bangsa yang membawa bangsa ini menuju kemerdekaan juga tak lepas dari semangat dan kontribusi para kaula muda. Jangan sampai dehidrasi namun tak mau minum air.

Tak mungkin sumur berjlaan dan mencari mereka yang kehausan. Bergeraklah seperti dalam quran dijelaskan”Dialah yang menjadikan untuk kamu bumi yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezki-Nya. Dan hanya kepada-Nya lah kamu kembali (Q.S Al Mulk:15)

Terkadang gerakan kaula hanya hadir dalam suksesi kepemimpinan, yang sering kali menimbulkan konflik yang tiada arti. sehingga cenderung menjadi biang kerok terjadinya pertikaian. Persaingan gerakan mahasiswa memang sangat di butuhkan sepanjang menelorkan cita-cita gerakan kaula muda itu sendiri. Mari semua pemuda dunia membutuhkanmu, Indonesia membutuhkanmu! Dirgahayu Indonesia ke-75!




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas